Seo Services

Minuman Bersoda Mengandung Kafein, Ini Risikonya bagi Anak

Oktober 23, 2026

 

Jakarta – Minuman bersoda kerap menjadi pilihan anak-anak karena rasanya manis, menyegarkan, dan mudah ditemukan. Namun, orang tua perlu memperhatikan kandungan di dalamnya. Selain gula, sejumlah minuman bersoda juga mengandung kafein yang dapat memengaruhi kesehatan dan kebiasaan tidur anak.

Kafein selama ini lebih dikenal sebagai zat yang terdapat dalam kopi dan teh. Padahal, beberapa jenis minuman bersoda juga mengandung zat stimulan tersebut. Kandungannya berbeda-beda, bergantung pada merek, jenis, dan ukuran kemasan.

Konsumsi kafein pada anak menjadi perhatian karena tubuh dan otak mereka masih dalam tahap perkembangan. Jika dikonsumsi berlebihan, kafein dapat memicu berbagai efek, mulai dari sulit tidur hingga meningkatnya rasa gelisah.


Penelitian Temukan Kaitan dengan Perkembangan Otak


Sebuah penelitian yang melibatkan 9.632 anak berusia 9–11 tahun di Amerika Serikat mengkaji hubungan antara konsumsi kafein dan perkembangan otak. Data penelitian berasal dari studi Adolescent Brain Cognitive Development (ABCD).

Peneliti mengumpulkan informasi mengenai konsumsi minuman berkafein, termasuk kopi, teh, dan minuman bersoda. Mereka juga menganalisis durasi tidur anak serta hasil pemindaian otak menggunakan teknologi magnetic resonance imaging (MRI).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang mengonsumsi lebih banyak kafein cenderung memiliki durasi tidur lebih pendek. Peneliti juga menemukan hubungan antara konsumsi kafein yang lebih tinggi dan perbedaan pada luas permukaan korteks otak, yaitu lapisan luar otak yang berperan dalam berbagai fungsi kognitif.

Korteks memiliki peran penting dalam proses perhatian, pengambilan keputusan, pemrosesan informasi, serta pengelolaan emosi.

Meski demikian, temuan tersebut tidak membuktikan bahwa kafein secara langsung menyebabkan perubahan struktur otak. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi kafein dan sejumlah perbedaan yang ditemukan pada anak, sehingga masih diperlukan penelitian lanjutan untuk memahami hubungan tersebut secara lebih mendalam.


Kafein Dapat Mengganggu Tidur Anak


Salah satu dampak konsumsi kafein yang perlu diperhatikan adalah gangguan tidur. Sebagai zat stimulan, kafein dapat meningkatkan kewaspadaan sehingga anak lebih sulit merasa mengantuk, terutama jika mengonsumsinya menjelang waktu tidur.

Kurangnya waktu tidur dapat memengaruhi konsentrasi, suasana hati, dan kemampuan anak mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Anak yang tidak mendapatkan istirahat cukup juga dapat merasa lelah dan lebih mudah mengalami perubahan suasana hati.

Selain gangguan tidur, konsumsi kafein juga dapat memicu jantung berdebar, rasa gelisah, mual, sakit kepala, hingga peningkatan tekanan darah pada kondisi tertentu. Tingkat kepekaan setiap anak terhadap kafein dapat berbeda-beda.

Karena itu, orang tua sebaiknya tidak hanya memperhatikan jumlah minuman yang dikonsumsi anak, tetapi juga membaca kandungan pada label kemasan. Informasi tersebut membantu orang tua mengetahui apakah suatu produk mengandung kafein dan berapa banyak kandungannya.


Orang Tua Perlu Membatasi Minuman Berkafein


American Academy of Pediatrics menyarankan agar anak-anak menghindari konsumsi kafein. Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebutkan bahwa anak berusia di bawah dua tahun sebaiknya tidak mengonsumsi minuman berkafein.

Orang tua dapat membiasakan anak memilih air putih sebagai minuman utama. Susu tanpa tambahan gula juga dapat menjadi pilihan sesuai kebutuhan dan usia anak.

Selain itu, penting untuk membangun kebiasaan membaca label makanan dan minuman sejak dini. Anak perlu memahami bahwa minuman dengan rasa manis atau tampilan menarik belum tentu menjadi pilihan terbaik untuk dikonsumsi setiap hari.

Konsumsi minuman bersoda juga perlu diperhatikan dari sisi kandungan gula. Jika dikonsumsi terlalu sering, minuman tinggi gula dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi dan kenaikan berat badan berlebih.

Dengan memberikan pemahaman sejak dini, orang tua dapat membantu anak membentuk kebiasaan konsumsi yang lebih sehat. Membatasi minuman bersoda dan menghindari sumber kafein yang tidak diperlukan menjadi salah satu langkah untuk mendukung kualitas tidur, konsentrasi, serta tumbuh kembang anak.


Sumber : CNN Indonesia

Artis Perempuan Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalimantan

Oktober 23, 2026

 

Jakarta – Sejumlah artis perempuan Indonesia menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan turun langsung membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Mereka tidak hanya menyaksikan kondisi di lokasi kebakaran, tetapi juga ikut membantu pemadaman api, menyalurkan bantuan, serta mendukung kebutuhan para relawan.
Tiga nama yang menjadi sorotan adalah Sherina Munaf, Zaskia Adya Mecca, dan Riyuka Bunga. Ketiganya terlibat dalam penanganan karhutla dengan peran masing-masing, mulai dari membantu memadamkan api hingga menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak.
Aksi tersebut menjadi perhatian publik karena kebakaran hutan dan lahan masih menjadi persoalan serius di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi lapangan yang sulit, asap tebal, serta bara api yang bertahan di dalam tanah membuat proses pemadaman membutuhkan tenaga dan waktu yang tidak sedikit.

Sherina Munaf Hadapi Sulitnya Memadamkan Api

Sherina Munaf menjadi salah satu artis yang lebih dahulu turun langsung membantu penanganan karhutla di Kalimantan Tengah pada awal September 2026. Ia bergabung dengan tim yang terlibat dalam upaya pemadaman, termasuk di kawasan hutan sekitar Universitas Palangka Raya.
Dalam kegiatan tersebut, Sherina merasakan langsung sulitnya menghadapi kebakaran di lahan gambut. Api yang terlihat padam di permukaan belum tentu benar-benar mati karena bara masih dapat bertahan di bawah tanah.
Kondisi itu membuat petugas dan relawan harus melakukan pembasahan secara menyeluruh sebelum melanjutkan pekerjaan. Area yang akan dilewati juga perlu didinginkan terlebih dahulu agar lebih aman.
Selain membantu di lapangan, Sherina turut mengajak masyarakat memberikan dukungan melalui penggalangan dana untuk memenuhi kebutuhan peralatan, perlengkapan pelindung, dan logistik relawan.

Zaskia Adya Mecca Bantu Warga Terdampak

Artis Zaskia Adya Mecca juga terjun langsung ke Palangka Raya untuk membantu penanganan karhutla. Bersama relawan dari Rangkul Foundation dan Kita Bisa, ia tidak hanya membantu proses pemadaman, tetapi juga melihat kondisi masyarakat yang terdampak kebakaran dan kabut asap.
Dalam kegiatan tersebut, Zaskia ikut menyalurkan bantuan kepada warga serta membantu mengidentifikasi kebutuhan yang perlu segera dipenuhi. Salah satu perhatian utamanya adalah akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau.
Zaskia mengungkapkan bahwa perjalanan menuju salah satu desa terdampak harus dilakukan melalui jalur sungai. Keterbatasan akses komunikasi dan jauhnya fasilitas kesehatan menjadi tantangan tersendiri bagi warga setempat.
Melalui kegiatan tersebut, ia berharap bantuan yang diberikan tidak berhenti pada penanganan darurat, tetapi juga dapat dilanjutkan sesuai kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

Riyuka Bunga Salurkan Logistik untuk Relawan

Sementara itu, komedian Riyuka Bunga turut membantu penanganan karhutla di Palangka Raya. Selain turun ke lokasi, ia juga mendistribusikan makanan dan logistik bagi para relawan yang bekerja memadamkan api.
Riyuka membagikan pengalamannya ketika melihat kondisi hutan dari dekat. Ia menyoroti bahwa kawasan yang tampak hijau dari luar belum tentu terbebas dari kebakaran di bagian dalam.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah dan memunculkan titik kebakaran baru. Asap yang kembali menebal juga menunjukkan bahwa upaya penanganan masih menghadapi tantangan.
Pengalaman Riyuka memperlihatkan bahwa dukungan terhadap relawan tidak hanya berupa tenaga untuk memadamkan api, tetapi juga penyediaan makanan dan kebutuhan dasar selama mereka bertugas.

Karhutla Masih Menjadi Tantangan

Keterlibatan para artis tersebut berlangsung ketika kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di berbagai wilayah. Berdasarkan data BNPB per 21 Oktober 2026 yang diberitakan sejumlah media, sekitar 1.481 hektare lahan masih terbakar di sejumlah daerah.
Kebakaran di lahan gambut menjadi salah satu tantangan utama karena bara dapat bertahan di bawah permukaan tanah meskipun api di bagian atas telah padam. Kondisi ini membuat proses pemadaman perlu dilakukan secara hati-hati dan berulang.
Selain mengancam lingkungan, karhutla juga berdampak pada kehidupan masyarakat. Asap yang menyelimuti permukiman dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan meningkatkan kebutuhan akan pelayanan kesehatan, terutama bagi warga yang tinggal dekat lokasi kebakaran.
Aksi Sherina Munaf, Zaskia Adya Mecca, dan Riyuka Bunga menunjukkan bahwa kepedulian terhadap persoalan lingkungan dapat diwujudkan melalui keterlibatan langsung maupun dukungan logistik dan penggalangan dana.
Meski demikian, penanganan karhutla tetap membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk petugas, pemerintah, relawan, dan masyarakat. Upaya pemadaman, pencegahan kebakaran berulang, serta pemenuhan kebutuhan warga terdampak menjadi bagian penting untuk mengatasi persoalan tersebut secara berkelanjutan.

Sumber : CNN Indonesia

Studi Ungkap Dampak Larangan HP di Kelas, Benarkah Efektif?

Oktober 23, 2026

 

Jakarta – Kebijakan pembatasan penggunaan telepon genggam atau handphone (HP) di sekolah menjadi perhatian dalam dunia pendidikan. Aturan ini diterapkan untuk mengurangi gangguan selama kegiatan belajar mengajar, meningkatkan konsentrasi siswa, serta mendorong interaksi sosial secara langsung. Namun, penelitian menunjukkan bahwa dampak larangan penggunaan HP tidak selalu terlihat secara instan.

Penggunaan HP yang tidak terkendali selama jam sekolah berpotensi mengalihkan perhatian siswa dari pelajaran. Notifikasi pesan, media sosial, hingga aplikasi hiburan dapat membuat peserta didik kehilangan fokus dan kesulitan mengikuti penjelasan guru.

Di sisi lain, penerapan larangan HP secara ketat juga membutuhkan penyesuaian. Sekolah perlu memastikan bahwa kebijakan tersebut tidak sekadar membatasi penggunaan teknologi, tetapi juga membantu menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif.

Sebuah penelitian berskala besar di Amerika Serikat menelaah penerapan kebijakan pembatasan ponsel di sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Penelitian tersebut membandingkan sekolah yang menerapkan aturan ketat dengan sekolah yang tidak menerapkan kebijakan serupa selama periode tiga tahun.

Hasilnya menunjukkan bahwa pembatasan HP mampu mengurangi penggunaan ponsel selama jam sekolah. Meski demikian, perubahan tersebut tidak langsung diikuti peningkatan signifikan dalam seluruh aspek pendidikan, termasuk nilai ujian, kehadiran, dan perhatian siswa di kelas.


Dampak Larangan HP Tidak Langsung Terlihat


Penelitian tersebut memperlihatkan bahwa manfaat kebijakan pembatasan ponsel membutuhkan waktu untuk berkembang. Pada tahap awal penerapan, sejumlah sekolah justru mengalami peningkatan masalah kedisiplinan dan penurunan kesejahteraan siswa.

Namun, kondisi itu berangsur membaik seiring berjalannya waktu. Setelah tahun pertama, masalah kedisiplinan mulai mereda. Pada tahun ketiga, kesejahteraan siswa di sekolah yang menerapkan kebijakan tersebut tercatat lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan kebiasaan siswa tidak dapat dicapai hanya dengan menerapkan larangan. Sekolah juga perlu membangun lingkungan belajar yang mendukung, memberikan pemahaman kepada peserta didik, serta menyediakan kegiatan alternatif yang bermanfaat.


Pengaruh terhadap Prestasi Akademik


Dari sisi prestasi akademik, penelitian tersebut tidak menemukan perubahan besar pada nilai ujian rata-rata setelah kebijakan pembatasan ponsel diterapkan selama tiga tahun.

Meski demikian, terdapat sedikit peningkatan nilai matematika pada siswa sekolah menengah atas. Sebaliknya, siswa sekolah menengah pertama mengalami sedikit penurunan nilai ujian secara keseluruhan.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa dampak kebijakan bisa bervariasi berdasarkan usia dan karakteristik peserta didik. Siswa yang lebih muda mungkin masih membutuhkan pendampingan lebih intensif untuk mengelola perhatian dan menyesuaikan diri dengan aturan baru.

Karena itu, keberhasilan pembatasan HP tidak seharusnya hanya dinilai berdasarkan nilai ujian. Perubahan perilaku, kualitas interaksi antarsiswa, kedisiplinan, dan kesejahteraan selama berada di sekolah juga perlu menjadi bahan evaluasi.


Sekolah Perlu Mengatur Penggunaan Teknologi


Pembatasan penggunaan HP bukan berarti teknologi harus sepenuhnya dijauhkan dari lingkungan pendidikan. Dalam kondisi tertentu, perangkat digital tetap dapat dimanfaatkan untuk mencari informasi, mengakses materi pembelajaran, dan menunjang kegiatan belajar mengajar.

Oleh sebab itu, sekolah perlu menetapkan aturan yang jelas mengenai kapan dan untuk keperluan apa HP boleh digunakan. Guru juga memiliki peran penting dalam mengarahkan siswa agar memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Dukungan orang tua turut diperlukan agar kebiasaan menggunakan HP secara sehat tidak hanya berlaku di sekolah, tetapi juga diterapkan di rumah. Dengan demikian, siswa dapat belajar mengendalikan penggunaan perangkat digital tanpa harus selalu bergantung pada larangan.

Secara keseluruhan, penelitian tersebut menunjukkan bahwa kebijakan pembatasan HP berpotensi memberikan manfaat, terutama dalam mengurangi penggunaan ponsel selama jam sekolah dan memperbaiki kesejahteraan siswa dalam jangka waktu tertentu. Namun, kebijakan ini bukan solusi instan untuk meningkatkan prestasi akademik.

Keberhasilannya bergantung pada penerapan aturan yang konsisten, pendampingan terhadap siswa, serta kemampuan sekolah menciptakan lingkungan belajar yang mendorong konsentrasi, interaksi sosial, dan penggunaan teknologi secara tepat.


Sumber : CNN Indonesia

Veda Ega Pratama Raih Pole Position Moto3 Australia 2026

Oktober 23, 2026

 

Australia – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mencetak kejutan besar dengan meraih pole position pada sesi kualifikasi Moto3 Australia 2026. Hasil tersebut menjadi pencapaian membanggakan bagi Indonesia di ajang balap motor dunia.

Veda Ega yang membela Honda Team Asia tampil impresif di Sirkuit Phillip Island, Australia. Pembalap berusia 17 tahun itu menunjukkan performa yang kompetitif di tengah persaingan ketat para pembalap Moto3.

Keberhasilan Veda meraih posisi start terdepan menjadi kejutan karena sebelumnya ia harus berjuang melalui babak kualifikasi pertama atau Q1. Ia kemudian berhasil memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melaju ke babak berikutnya dan bersaing memperebutkan posisi teratas.

Pencapaian ini menjadi modal penting bagi Veda untuk menghadapi balapan utama Moto3 Australia. Dengan memulai balapan dari posisi terdepan, peluangnya untuk bersaing memperebutkan hasil terbaik semakin terbuka, meskipun persaingan diperkirakan tetap berlangsung ketat.

Prestasi Veda Ega Pratama juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indonesia. Penampilannya membuktikan bahwa pembalap muda Indonesia mampu bersaing dan memberikan kejutan di kancah balap motor internasional.

Balapan utama Moto3 Australia 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 25 Oktober 2026, di Sirkuit Phillip Island.


Sumber : CNN Indonesia

Indeks Integritas Pendidikan Naik, KPK Ingatkan Jangan Puas

Oktober 23, 2026

 

JAKARTA – Indeks Integritas Pendidikan (IIP) Indonesia 2026 meningkat menjadi 73,30 dan masuk kategori adaptif. Meski menunjukkan kemajuan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan bahwa kenaikan skor tersebut tidak boleh membuat dunia pendidikan cepat berpuas diri.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan bahwa hasil indeks harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki integritas di sekolah maupun perguruan tinggi. Pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan peserta didik yang berprestasi, tetapi juga harus membentuk karakter jujur dan bertanggung jawab.

Berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2026, pengukuran melibatkan 42.810 satuan pendidikan dengan 393.584 responden dari berbagai jenjang pendidikan. Skor tersebut meningkat dibandingkan hasil pengukuran sebelumnya yang berada di angka 69,5. 


Kecurangan Masih Jadi Tantangan


Di balik kenaikan indeks, KPK masih menemukan sejumlah persoalan, mulai dari praktik menyontek dan plagiarisme hingga kebiasaan memberikan hadiah kepada guru atau dosen yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

Persoalan tata kelola juga menjadi perhatian, termasuk risiko nepotisme dalam pengadaan barang dan jasa serta pengambilan keputusan yang dipengaruhi kepentingan pribadi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa integritas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan perilaku siswa, tetapi juga sistem dan budaya di lingkungan pendidikan. 


Perbaikan Harus Berkelanjutan


KPK mendorong sekolah, perguruan tinggi, tenaga pendidik, dan pemerintah untuk menjadikan hasil survei sebagai dasar pembenahan. Penguatan pendidikan karakter perlu disertai keteladanan, transparansi, serta penegakan aturan yang konsisten.

Dengan demikian, kenaikan Indeks Integritas Pendidikan diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian angka semata. Perubahan nyata dalam perilaku, tata kelola, dan budaya kejujuran menjadi tolok ukur penting untuk membangun pendidikan yang berintegritas.


Sumber: Kompas.com

Lutfi dan Dino Berbeda Pandangan soal Singapura

Oktober 23, 2026

 

JAKARTA – Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal berbeda pandangan mengenai hubungan Indonesia dengan Singapura, terutama terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kabut asap lintas negara.

Lutfi mengkritik pemerintah Singapura setelah negara tersebut mengirimkan surat peringatan kepada tujuh perusahaan yang diduga berkaitan dengan karhutla di Indonesia. Ia menilai Singapura seharusnya tidak hanya memberikan teguran, tetapi juga menindak tegas perusahaan yang terbukti melanggar hukum.

Menurut Lutfi, sejumlah perusahaan yang mendapat peringatan memiliki hubungan dengan kelompok usaha yang berbasis atau tercatat di Singapura. Ia pun mendesak pemerintah negara tersebut memeriksa tanggung jawab perusahaan terkait, termasuk melalui mekanisme hukum yang berlaku di sana.


Dino Ingatkan Pentingnya Hubungan Baik


Berbeda dengan Lutfi, Dino Patti Djalal menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dan kepercayaan antara Indonesia dan Singapura. Ia mengingatkan bahwa kedua negara telah lama bekerja sama dalam berbagai bidang, termasuk ketika Indonesia menghadapi bencana dan krisis.

Dino menilai hubungan bilateral sebaiknya tidak dibangun berdasarkan kecurigaan tanpa bukti yang kuat. Menurutnya, komunikasi dan kerja sama lebih diperlukan untuk menyelesaikan persoalan yang melibatkan kepentingan kedua negara.


Karhutla Jadi Sorotan


Perselisihan pandangan tersebut muncul di tengah meluasnya dampak karhutla di Indonesia yang turut menyebabkan kabut asap mencapai negara tetangga. Singapura telah mengambil langkah dengan mengirimkan surat peringatan kepada sejumlah perusahaan yang dinilai berkaitan dengan persoalan tersebut.

Meski demikian, keterkaitan perusahaan tertentu dengan kebakaran tetap perlu dibuktikan melalui penyelidikan dan proses hukum. Kepemilikan atau pencatatan perusahaan di Singapura tidak dengan sendirinya membuktikan tanggung jawab atas kebakaran di Indonesia.

Perbedaan pandangan Lutfi dan Dino memperlihatkan dua pendekatan dalam menyikapi persoalan ini: desakan terhadap penegakan hukum lintas negara dan upaya mempertahankan hubungan diplomatik yang baik. Tantangannya adalah memastikan penanganan karhutla berjalan tegas, transparan, serta tidak mengabaikan kerja sama antarnegara.


Sumber: CNN Indonesia

RI Pangkas Ekspor Gas ke Singapura

Oktober 23, 2026

 

JAKARTA – Pemerintah Indonesia mulai memangkas ekspor gas bumi ke Singapura sebesar 31 juta kaki kubik per hari untuk dialihkan ke kebutuhan dalam negeri. Kebijakan yang berlaku mulai Sabtu (24/10/2026) ini dilakukan untuk memperkuat pasokan energi nasional dan mendukung kebutuhan industri domestik.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menjelaskan pengurangan pasokan berasal dari dua wilayah, yakni Natuna sebesar 15 BBTUD dan Sumatra sebesar 16 BBTUD. Pengurangan dari Sumatra berasal dari Wilayah Kerja Jambi Merang. <Cite refs={["turn667987news10","turn667987search0"]}/>


Pasokan Diprioritaskan untuk Industri


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah akan mengevaluasi kembali alokasi gas agar kebutuhan dalam negeri dapat terpenuhi secara optimal. Langkah ini juga ditujukan untuk mendukung pengembangan industri hilirisasi, termasuk sektor petrokimia.

Saat ini, Indonesia masih mengekspor sebagian produksi gas alamnya, sementara pasokan domestik dibutuhkan untuk pembangkit listrik dan kegiatan industri. Pemerintah ingin memastikan sumber daya energi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional. 


Evaluasi Ekspor Berlanjut


Pengurangan pasokan ini menjadi bagian dari upaya penataan pemanfaatan gas bumi nasional. Pemerintah akan mempertimbangkan kebutuhan industri dan ketersediaan pasokan dalam menentukan kebijakan ekspor selanjutnya.

Dengan pengalihan sebagian gas ke pasar domestik, pemerintah berharap pasokan bahan baku industri menjadi lebih terjamin dan pengembangan hilirisasi dapat berjalan lebih optimal.


Sumber: CNN Indonesia

Tiga Tokoh Raih Penghargaan Energi Subroto 2026

Oktober 23, 2026

 

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan Penghargaan Energi Subroto 2026 kepada tiga tokoh yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan sektor energi Indonesia. Ketiganya adalah Neni Sintawardani, Kuntoro Mangkusubroto, dan Ghifari Jauhar Yajri.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan di Jakarta pada Jumat (23/10/2026). Ajang ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap individu yang berperan dalam mendorong kemajuan sektor energi dan sumber daya mineral.


Tiga Tokoh dari Kategori Berbeda


Neni Sintawardani menerima penghargaan kategori Tokoh Penggerak Energi atas kiprahnya di bidang energi. Sementara itu, Kuntoro Mangkusubroto dianugerahi penghargaan Tokoh Energi Inspiratif meskipun telah wafat.

Adapun Ghifari Jauhar Yajri memperoleh penghargaan Tokoh Muda Inspiratif. Kategori ini ditujukan untuk mengapresiasi generasi muda yang memberikan kontribusi dalam sektor energi.

Penghargaan Energi Subroto tidak hanya diberikan kepada tokoh individu, tetapi juga perusahaan dan pemerintah daerah. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari inovasi teknologi, transisi energi, tata kelola, hingga keberlanjutan lingkungan.


Dorong Kemajuan Sektor Energi


Wakil Menteri ESDM Yuliot menyampaikan bahwa transformasi energi Indonesia diarahkan untuk memperkuat kedaulatan energi nasional, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, serta menciptakan lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui penghargaan ini, pemerintah berharap kontribusi para tokoh dan pelaku industri dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk mengembangkan energi yang berkelanjutan dan mendukung kebutuhan masyarakat.


Sumber: CNN Indonesia

Karhutla Melanda Sejumlah Gunung di Jawa

Oktober 23, 2026

 

JAKARTA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah kawasan pegunungan di Pulau Jawa sepanjang Oktober 2026. Api masih sulit dipadamkan di beberapa lokasi akibat medan terjal, angin kencang, dan luasnya area terdampak.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kebakaran terjadi di sejumlah wilayah, terutama Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kondisi ini mendorong petugas gabungan melakukan pemadaman melalui jalur darat maupun udara.


Gunung yang Terdampak Kebakaran


Sejumlah kawasan gunung yang dilaporkan mengalami kebakaran antara lain:


Gunung Arjuno-Welirang, Jawa Timur: sekitar 1.000 hektare lahan dilaporkan belum padam berdasarkan data BNPB pada 23 Oktober 2026.

Gunung Argopuro, Jawa Timur: terdapat 1.297 titik kebakaran yang dilaporkan masih ditangani petugas.

Gunung Saeng, Bondowoso: kebakaran dilaporkan terjadi sejak 22 Oktober 2026.

Gunung Bromo, Jawa Timur: kebakaran masih ditangani, sementara luas lahan terdampak dalam pendataan.

Gunung Lawu, Jawa Tengah–Jawa Timur: kebakaran melanda kawasan lereng dan menghambat aktivitas pendakian.

Gunung Sumbing, Jawa Tengah: api membakar kawasan hutan dan membuat jalur pendakian ditutup sementara.

Gunung Pakuwaja, kawasan Dieng: kebakaran juga dilaporkan terjadi dan memerlukan pemantauan setelah pemadaman.


Data tersebut berasal dari laporan yang diterbitkan pada waktu berbeda, sehingga kondisi terkini setiap lokasi dapat berubah. 


Pemadaman Terus Dilakukan


BNPB memperkuat penanganan karhutla dengan menyiapkan tambahan helikopter untuk water bombing atau pemadaman melalui penyiraman air dari udara. Pemerintah juga mengerahkan pesawat untuk operasi modifikasi cuaca guna membantu penanganan kebakaran di Jawa Timur. 

Selain mengancam ekosistem hutan, kebakaran juga berisiko menimbulkan kabut asap dan membahayakan pendaki maupun petugas. Masyarakat diminta tidak menyalakan api sembarangan di kawasan hutan serta mematuhi penutupan jalur pendakian yang diberlakukan pengelola.

Pemerintah dan petugas gabungan masih berupaya mengendalikan titik api serta mencegah kebakaran meluas. Pemantauan lanjutan diperlukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala setelah proses pemadaman.


Sumber: CNN Indonesia

Lab Sabu Terbesar RI Terbongkar di Aceh

Oktober 23, 2026

 

PIDIE, ACEH – Tim gabungan dari Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar laboratorium rahasia narkotika yang disebut sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia. Laboratorium tersebut berada di sebuah deretan rumah toko (ruko) di Kabupaten Pidie, Aceh, dan diduga terhubung dengan jaringan narkotika internasional.

Dalam operasi tersebut, aparat menyita sekitar 1,2 ton sabu dalam berbagai bentuk, termasuk sabu cair dan kristal. Sebanyak 11 orang turut diamankan dalam rangkaian penindakan di sejumlah lokasi di Aceh.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan dan kerja sama lintas lembaga. Operasi tersebut dilakukan untuk memutus rantai produksi dan distribusi narkotika yang diduga melibatkan jaringan lintas negara.


Berawal dari Penyelidikan Berbulan-bulan


Menurut keterangan kepolisian, penyelidikan terhadap jaringan tersebut telah berlangsung sejak Februari 2026. Aparat mendeteksi dugaan pengiriman metamfetamin cair dari kawasan Asia Tenggara sebelum akhirnya masuk ke Indonesia.

Penyidik menduga pengiriman dilakukan melalui sejumlah negara, termasuk Myanmar, Laos, Thailand, dan Malaysia, sebelum mencapai Aceh. Pada tahap berikutnya, bahan narkotika tersebut diduga dibawa ke lokasi yang digunakan sebagai laboratorium rahasia.

Aparat kemudian menelusuri pergerakan sejumlah orang yang dicurigai terlibat dalam jaringan itu. Pemantauan terhadap perjalanan, kendaraan, dan lokasi yang didatangi para tersangka menjadi bagian dari proses pengumpulan informasi sebelum operasi dilakukan.

Pada 21 Oktober 2026, tim gabungan melakukan konsolidasi untuk menentukan langkah penindakan. Operasi kemudian dilaksanakan di Pidie dan sejumlah lokasi lain di wilayah Aceh.


Ruko Disulap Menjadi Pabrik Sabu


Saat penggerebekan, petugas menemukan ruko yang diduga telah diubah menjadi tempat produksi narkotika. Di dalamnya terdapat berbagai peralatan yang digunakan untuk mengolah bahan baku menjadi sabu, termasuk kompor, tabung gas, mesin pendingin, timbangan, dan mesin cuci yang diduga difungsikan dalam proses pengkristalan.

Petugas juga mengamankan bahan narkotika dalam bentuk cair serta sabu kristal. Total barang bukti yang disita diperkirakan mencapai 1,2 ton.

Kapolri menyebut produk yang dihasilkan laboratorium tersebut dikenal sebagai blue ice. Namun, tingkat kemurnian dan rincian kandungan barang bukti masih memerlukan pemeriksaan laboratorium forensik.

Selain narkotika dan peralatan produksi, aparat menyita sejumlah telepon seluler yang akan diperiksa untuk menelusuri komunikasi serta hubungan para tersangka dengan jaringan yang lebih luas.


Diduga Terhubung Jaringan Internasional


Hasil penyelidikan awal menunjukkan laboratorium tersebut diduga berkaitan dengan jaringan narkotika lintas negara yang melibatkan pihak dari China, Malaysia, dan Indonesia.

Dua warga negara China berinisial LJ dan XM disebut memiliki peran dalam proses peracikan. Sementara itu, sejumlah tersangka lain diduga membantu urusan logistik, transportasi, dan operasional jaringan.

Kepolisian masih memburu beberapa orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), termasuk pihak yang diduga mengatur kegiatan di lapangan dan pengendali utama jaringan. Aparat juga menyatakan akan berkoordinasi dengan otoritas China untuk mendukung pengejaran tersebut.

Penyidik turut mendalami kemungkinan penerapan tindak pidana pencucian uang (TPPU) guna menelusuri aliran dana dan aset yang berkaitan dengan aktivitas narkotika.


Polisi Perkirakan Jutaan Orang Terhindar dari Narkoba


Kapolri memperkirakan pengungkapan barang bukti sebanyak 1,2 ton sabu berpotensi mencegah jutaan orang terpapar narkotika. Perkiraan tersebut dihitung berdasarkan asumsi konsumsi sabu per gram dan bukan jumlah korban yang telah diidentifikasi secara langsung.

Kepolisian juga menghitung nilai ekonomi barang bukti yang berhasil disita dapat mencapai sekitar Rp2,16 triliun berdasarkan perkiraan harga pasar gelap yang disampaikan dalam konferensi pers.

Pengungkapan laboratorium ini menjadi perhatian karena menunjukkan dugaan adanya fasilitas produksi narkotika berskala besar di dalam negeri. Aparat menegaskan penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat, termasuk sumber bahan baku, jalur distribusi, dan pengendali jaringan.

Kepolisian turut mengingatkan pemilik ruko dan rumah kontrakan agar lebih selektif dalam memeriksa calon penyewa. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah properti disalahgunakan sebagai tempat penyimpanan maupun produksi narkotika.

Dengan penyitaan sekitar 1,2 ton sabu dan penangkapan sejumlah tersangka, aparat berharap dapat memutus jaringan produksi narkotika sekaligus mencegah peredaran barang terlarang tersebut ke masyarakat.


Sumber : CNN Indonesia

Pedagang Taman Puring Direlokasi ke Lenteng Agung

Oktober 23, 2026

 

JAKARTA – Pemerintah Kota Jakarta Selatan berencana merelokasi pedagang eks Pasar Taman Puring ke sejumlah lokasi, salah satunya kawasan Lenteng Agung. Kebijakan ini dilakukan setelah pasar yang berada di Kebayoran Baru tersebut mengalami kebakaran dan akan dialihfungsikan menjadi ruang terbuka hijau bernama Taman Setara.

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan lokasi relokasi telah disiapkan agar para pedagang tetap bisa melanjutkan kegiatan usahanya. Pemerintah juga mempertimbangkan kesesuaian tempat berjualan supaya pemindahan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

Menurut Syafrin, relokasi merupakan bagian dari penataan kawasan bekas Pasar Taman Puring. Namun, ia belum merinci jumlah pedagang yang akan dipindahkan maupun jadwal pelaksanaan relokasi secara keseluruhan.


Bekas Pasar Akan Jadi Taman Setara


Selain memindahkan pedagang, Pemerintah Kota Jakarta Selatan berencana mengubah kawasan bekas pasar menjadi Taman Setara. Kawasan tersebut akan dikembangkan sebagai ruang terbuka hijau yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Saat ini, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta masih menyusun perencanaan pembangunan taman tersebut. Pembangunan fisik akan dilakukan setelah tahap perencanaan selesai.

Syafrin menyebut penataan kawasan ini telah ditetapkan sebagai bagian dari upaya mengubah fungsi lahan bekas pasar. Meski demikian, rincian desain, fasilitas yang akan tersedia, serta waktu dimulainya pembangunan belum diumumkan secara pasti.


Nasib Pedagang Jadi Perhatian


Rencana relokasi menjadi perhatian karena banyak pedagang menggantungkan penghasilan dari aktivitas jual beli di Pasar Taman Puring. Pemindahan lokasi usaha berpotensi mengubah pola kunjungan pelanggan yang selama ini sudah terbentuk.

Karena itu, kepastian mengenai tempat baru menjadi hal penting bagi para pedagang. Lokasi yang mudah dijangkau, fasilitas yang memadai, dan kepastian akses untuk berdagang dapat membantu mereka mempertahankan usaha setelah pindah.

Pasar Taman Puring sebelumnya mengalami kebakaran pada 28 Juli 2025 yang menghanguskan sedikitnya 600 kios. Setelah kejadian tersebut, sebagian pedagang berupaya melanjutkan aktivitas perdagangan di sekitar kawasan pasar.

Pemerintah berharap relokasi dapat memberikan tempat usaha yang sesuai bagi pedagang sekaligus mendukung penataan kawasan. Namun, jumlah pedagang yang akan direlokasi, pembagian tempat, dan jadwal pemindahan masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pemerintah.

Dengan rencana tersebut, kawasan bekas Pasar Taman Puring akan memasuki tahap penataan baru. Pemerintah kini perlu memastikan proses relokasi berjalan jelas agar pedagang dapat melanjutkan mata pencaharian, sementara pembangunan Taman Setara dapat terlaksana sesuai rencana.


Sumber: CNN Indonesia

Karhutla Bromo Telan Enam Korban Jiwa

Oktober 23, 2026

 

PROBOLINGGO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, menelan enam korban jiwa. Korban terakhir bernama Suraji, petugas keamanan hotel di kawasan Bromo, meninggal dunia pada Jumat (23/10/2026) setelah menjalani perawatan intensif akibat luka bakar serius.

Suraji mengembuskan napas terakhir di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, setelah dirawat selama sembilan hari. Sebelumnya, ia mendapatkan penanganan di RSUD Tongas, Kabupaten Probolinggo, sebelum dirujuk ke Surabaya karena kondisinya membutuhkan perawatan lebih lanjut.

Kabar meninggalnya Suraji menambah daftar korban dalam kebakaran yang terjadi pada Kamis (15/10/2026). Keenam korban merupakan petugas dan relawan yang terlibat dalam upaya memadamkan api di kawasan perbukitan sekitar Mentigen dan Pusung Lingker, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.


Api Membesar Akibat Angin Kencang


Berdasarkan keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo, titik api terpantau di lereng Pusung Lingker pada pagi hari. Petugas gabungan dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), relawan, dan karyawan hotel kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Situasi berubah ketika api semakin membesar akibat tiupan angin kencang. Kobaran api dan kepulan asap pekat membuat sejumlah petugas serta relawan terjebak di area kebakaran dan kesulitan menyelamatkan diri.

Dalam kejadian tersebut, enam orang menjadi korban. Tiga orang meninggal dunia di lokasi, sementara tiga lainnya mengalami luka bakar serius dan segera dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sejumlah korban sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Kabupaten Probolinggo. Namun, kondisi beberapa korban terus memburuk meskipun telah memperoleh penanganan medis intensif.


Seluruh Korban Akhirnya Meninggal


Sebelum Suraji meninggal, lima korban lainnya telah lebih dahulu dinyatakan meninggal dunia. Mereka adalah Sukaris dan Hendra Rony Wagiyanata, petugas yang bertugas di kawasan TNBTS, serta Sefril Ardiansyah, Wisnu Yudha Pratama, dan Munawi yang terlibat dalam upaya penanganan kebakaran.

Munawi meninggal dunia pada Senin (19/10/2026) ketika menjalani perawatan di RSUD Dr. Soetomo. Suraji kemudian menyusul empat hari setelahnya, sehingga jumlah korban meninggal dalam peristiwa tersebut menjadi enam orang.

Pemerintah daerah menyampaikan duka cita kepada keluarga korban. Peristiwa ini sekaligus menjadi perhatian terhadap risiko besar yang dihadapi petugas dan relawan ketika menangani kebakaran di kawasan hutan, terutama saat api cepat meluas dan kondisi cuaca memperburuk situasi.


Penanganan Kebakaran Jadi Perhatian


Kebakaran di kawasan TNBTS menunjukkan bahwa upaya pemadaman karhutla membutuhkan koordinasi yang kuat, pemantauan kondisi angin, serta perhitungan keselamatan personel di lapangan. Kondisi medan dan perubahan arah api dapat meningkatkan risiko bagi petugas yang berusaha mengendalikan kebakaran.

Selain penanganan api, penyelidikan mengenai kronologi kejadian dan faktor yang menyebabkan para korban terjebak juga menjadi hal penting untuk dilakukan. Evaluasi prosedur keselamatan di lapangan diperlukan agar kejadian serupa tidak kembali menimbulkan korban jiwa.

Dengan meninggalnya Suraji, seluruh enam orang yang terjebak dalam peristiwa karhutla Bromo tersebut telah dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa ini meninggalkan duka bagi keluarga korban dan menjadi pengingat akan bahaya yang dihadapi petugas serta relawan dalam penanganan kebakaran hutan.


Sumber: CNN Indonesia

ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.